Gambaran perubahan berat badan pada penggunaan kontrasepsi suntik

Laju pertambahan penduduk di Indonesia dimasa ini kurang mengembirakan. Amenorea dan Spotting ini terjadi terutama selama beberapa bulan pertama pemakaian, tetapi hal ini bukanlah masalah serius, dan biasanya tidak memerlukan pengobatan.

Sebagai faktor pertama yaitu pengetahuan akseptor kontrasepsi suntik. Diposting oleh MGS di. Bagi Peneliti Meningkatkan pengetahuan bagi peneliti untuk mengetahui lebih dalam pengetahuan akseptor kontrasepsi suntik tentang perubahan siklus menstruasi.

Sedangkan yang lain menggunakan kontrasepsi lain antara lain: Dan juga terdapat jenis kontrasepsi lain, yaitu vasektomi untuk pria dan tubektomi untuk wanita. Dan jika pengetahuan akseptor kontrasepsi suntik adekuat, maka mereka tidak akan khawatir untuk meneruskan program KB-nya.

Wedding One Moment a Lifetime. Kata Kunci: Peningkatan berat badan terjadi jika makanan sehari-hari mengandung energi yang melebihi kebutuhan yang bersangkutan, salah satu faktor yang menentukan peningkatan berat badan seseorang adalah aktivitas fisik.

Saran Lestari, I. Pendidikan didefinisikan sebagai segala upaya yang direncanakan untuk mempengaruhi orang lain baik individu, kelompok atau masyarakat sehingga mereka melakukan apa yang diharapkan oleh pelaku pendidikan Soekidjo Notoatmodjo, Tujuan Penelitian Mengetahui gambaran pengetahuan tentang perubahan siklus menstruasi pada akseptor kontrasepsi suntik di Desa Ploso Buden Kecamatan Deket Kabupaten Desain penelitian adalah deskriptif; populasi penelitian ini adalah Semua akseptor aktif KB suntik 3 bulan di Desa Puri Semanding Kecamatan Plandaan Kabupaten Jombang pada bulan desember tahun sebanyak 41 jiwa, dengan sampel 41 responden.

Oleh karena itu pemerintah terus berupaya menekan laju pertumbuhan penduduk yang terus meningkat. Pekerjaan, lingkungan pekerjaan dapat menjadikan seseorang memperoleh pengalaman dan pengetahuan baik secara langsung maupun secara tidak langsung Wahit Iqbal Mubarok, Nomor 10 tahun tentang perkembangan kependudukan danperkembangan keluarga kecil sejahtera yang serasi dan selaras dengan daya dukung dan daya tampung lingkungan.

Keadaan inilah yang menjadikan para akseptor khawatir tentang perubahan siklus menstruasi. Suami sebagai pasangan hidup juga memiliki peran penting dalam penyaluran dan pemberi dukungan emosional atau psikologis pada akseptor kontrasepsi suntik.

Kapita Selekta Kedokteran, jilid 1. Perubahan kenaikan berat badan ini dapat dipengaruhi oleh berbagai faktor seperti faktor hormonal yang terkandung dalam kontrasepsi suntik yaitu hormon estrogen dan progesteron.

Apabila timbul dampak atau efek samping maka akan dapat saling memahami dan memberi keputusan yang tepat dalam mengatasinya. Salemba Medika. Adanya program KB diharapkan ada keikutsertaan dari seluruh pihak dalam mewujudkan keberhasilan KB di Indonesia.

PT Agromedia pustaka 7. Handayani, S. Keluarga merupakan unit terkecil dari masyarakat yang terdiri dari kepala keluarga dan beberapa orang yang berkumpul dan tinggal disuatu tempat dibawah satu atap Sudiharto, Efek samping suatu metode kontrasepsi merupakan suatu faktor yang perlu dipertimbangkan dalam menentukan keputusan terhadap kelangsungan pemakaian metode kontrasepsi.

Peneliti juga melakukan wawancara pada 5 akseptor KB hormonal, kelima ibu tersebut mengatakan telah menggunakan KB hormonal selama beberapa bulan, 1 tahun, 2 tahun, dan 3 tahun. Dengan bertambahnya umur, seseorang akan mengalami perubahan pada aspek fisik dan psikologis Wahit Iqbal Mubarok, Namun setiap metode kontrasepsi tentu mempunyai efek samping tersendiri metode hormonal seperti suntik ini umumnya menpunyai efek samping yang berupa gangguan haid, perubahan berat badan, pusing atau sakit kepala dan kenaikan tekanan darah Hartanto, Bagi tempat penelitian Disarankan kepada masyarakat atau kaderkader dalam posyandu agar lebih berperan dan aktif dalam memberikan pendidikan kesehatan dan menyediakan banyak leaflet, brosur, poster atau media informasi lainnya tentang perubahan berat badan pada peserta kontrasepsi suntik DMPA.

Salah satu usaha untuk menanggulangi masalah kependudukan tersebut adah dengan mengikuti program KB yang dimaksudkan untuk membantu pasangan dan perorangan dalam tujuan reproduksi sehat, mencegah kehamilan yang tidak diinginkan dan mengurangi insiden kehamilan yang berisiko tinggi, kesakitan dan kematian, membuat pelayanan bermutu, terjangkau, diterima dan mudah diperoleh bagi semua orang yang membutuhkan, meningkatkan mutu nasehat, komunikasi, edukasi, konseling dan pelayanan meningkatkan pemberian ASI untuk menjarangkan kehamilan ICPD, Berbagai pilihan alat kontrasepsi ditawarkan kepada masyarakat.

Adanya program KB diharapkan ada keikutsertaan dari seluruh pihak dalam mewujudkan keberhasilan KB di Indonesia.

Tetapi apabila spotting terus berlanjut atau setelah tidak haid, namun kemudian terjadi perdarahan, maka perlu dicari penyebab perdarahan itu.

Sebaliknya, bila tenaga kesehatan kurang memberikan pendidikan tentang perubahan siklus menstruasi, maka akseptor akan ragu dan juga bisa menyebabkan akseptor yang drop out. Dan jumlah penduduk di propinsi Lampung 7.

PERUBAHAN BERAT BADAN PADA PESERTA KONTRASEPSI SUNTIK

Kebijakan operasional dikembangkan berdasarkan empat misi gerakan KB Nasional yaitu pendewasaan usia perkawinan, pengaturan kelahiran,pembinaan ketahanan keluarga dan peningkatan kesejahteraan keluarga, yang selanjutnya secara garis besar dapat diklasifikasikan menjadi pelayanan kesehatn keluarga gerakan KB Nasional Depkes RI.

Faktor yang bisa mempengaruhi kedua yaitu pendidikan akseptor kontrasepsi suntik. Hartanto, H.Untuk mendapatkan gambaran nyata tentang kejadian perubahan berat badan yang dialami akseptor kontrasepsi suntik maka perlu dilakukan suatu penelitian untuk mengetahui sejauh mana pengaruh kontrasepsi 5 suntik dengan perubahan beratbadan.

Berdasarkan latar belakang tersebut penulis tertarik untuk meneliti lebih jauh mengenai perubahan berat badan pada peserta kontrasepsi suntik.

Penggunaan suntik KB meningkat dari 28% pada tahun meningkat menjadi 31,6% pada tahun dan menjadi 46,84% pada tahun (Kemenkes RI, ). Menurut Hartanto (), kontrasepsi suntik adalah kontrasepsi untuk wanita yang diberikan dalam bentuk suntikan yang mengandung hormon.

Tidak sedikit dari akseptor alat kontrasepsi suntik yang menanyakan keluhan-keluhan atau efek samping alat kontrasepsi suntik, padahal mereka telah mengikuti atau menggunakan alat kontrasepsi suntik cukup lama. Penggunaan alat kontrasepsi suntik mempunyai efek samping di antaranya adalah perubahan siklus menstruasi meliputi amenorea dan spotting, meningkatnya atau menurunnya berat badan, Author: MGS.

GAMBARAN EFEK SAMPING KONTRASEPSI SUNTIK PADA AKSEPTOR KB SUNTIK Sekar Wulan Sari1, Suherni2, Yuliasti Eka Purnamaningrum3 1Jurusan Kebidanan Poltekkes Kemenkes Yogyakarta, Jalan Mangkuyudan MJ III/ Yogyakartaemail: [email protected] Laju pertambahan penduduk di Indonesia dimasa ini kurang mengembirakan.

Hal ini dapat dilihat dari laju pertumbuhan di Indonesia berdasarkan sensus tahun mencapai 1,26% sedangkan jumlah kelahiran pertahun penduduk mencapai 20,02% (Hasil SKDI ) Pada tahun perkiraan jumlah penduduk Indonesia adalah juta jiwa dengan. Perubahan kenaikan berat badan merupakan kelainan metabolisme yang paling sering dialami oleh manusia.

Perubahan kenaikan berat badan ini dapat dipengaruhi oleh berbagai faktor seperti faktor hormonal yang terkandung dalam kontrasepsi suntik yaitu hormon estrogen dan progesteron.

Gambaran perubahan berat badan pada penggunaan kontrasepsi suntik
Rated 4/5 based on 85 review